BRMP Sumsel Lakukan Pendampingan dan Monitoring Bantuan Pemerintah Di Empat Lawang
Empat Lawang – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Selatan melaksanakan pendampingan dan monitoring bantuan pemerintah di Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian (Kementan) berjalan sesuai target serta mendorong optimalisasi pemanfaatan bantuan pemerintah di sektor pertanian (14/10).
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama penyuluh pertanian di Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani, Desa Muara Rungga, Kecamatan Pasemah Air Keruh, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi kegiatan.
Peninjauan lapangan diawali dengan mengunjungi pelaksanaan program Mandiri Benih di Poktan Suka Makmur. Kelompok tani tersebut mengembangkan padi varietas Inpari 47 dan Inpago dengan umur pertanaman 72 hari setelah tanam (HST). Kegiatan ini memiliki potensi produksi benih mencapai 4 ton per hektare.
Pada sektor infrastruktur pertanian, pembangunan irigasi perpompaan di Poktan Polo Rami telah mencapai progres 70%. Sementara itu, pembangunan dam parit (damparit) di Poktan Mulia Tani telah selesai 100%. Di lokasi yang sama, terdapat pertanaman padi seluas 5 hektare yang menggunakan metode PM-AAS.
Selanjutnya, pemeliharaan jaringan irigasi tersier Tahap II di Poktan Bindu Jaya Dua telah mencapai progres 70%. Adapun kegiatan rehabilitasi sawah seluas 1.271 hektare di Kecamatan Pasemah Air Keruh telah menyelesaikan tahapan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) serta Survei Investigasi dan Desain (SID). Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan konstruksi.
Secara umum, hasil monitoring menunjukkan bahwa pelaksanaan berbagai program pertanian di Kabupaten Empat Lawang berjalan dengan baik. BRMP Sumsel terus mendorong optimalisasi pemanfaatan bantuan pemerintah, pengembangan benih mandiri, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ketahanan pangan guna mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.