• Jl. Kol.H. Barlian No. 83, Palembang Sumsel 30153
  • WhatsApp: 085609236614
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Prosiding
      • Prosiding Seminar Nasional 2015
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
66 dilihat       27 Maret 2026

Hemat Air hingga 20%, Kementan Dorong Pengelolaan Air Sawah Hadapi Kemarau

Efisiensi air kini menjadi kunci menjaga produktivitas padi di tengah musim kemarau yang semakin tidak menentu. Kementerian Pertanian mendorong penerapan metode Alternate Wetting and Drying (AWD) sebagai solusi pengelolaan air sawah yang lebih hemat dan efektif.

Melalui teknik ini, sawah tidak harus selalu tergenang. Air diberikan secara terukur sesuai kondisi kelembapan tanah, sehingga penggunaan air irigasi bisa dihemat hingga 17–20% tanpa menurunkan produktivitas padi. Selain itu, metode AWD juga membantu memperbaiki kondisi tanah, memperkuat perakaran, serta mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Dengan teknologi sederhana seperti pipa pemantau air, petani dapat mengatur pengairan secara lebih tepat, terutama pada fase-fase penting pertumbuhan tanaman. Langkah ini menjadi bagian dari upaya adaptasi perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Mari bersama mendukung pertanian yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP SUMSEL


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Masuk 25 Provinsi Tanam Serentak 50000ha, BRMP Sumsel Melaksanakan Gertam di Kabupaten Banyuasin
    31 Jul 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    BRMP Sumsel Perkuat Sinergi Pentahelix Dukung GSMP–MBG dan Pengendalian Inflasi Pangan
    31 Jul 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    PM-AAS Hadir di Muratara, BRMP Sumsel Bidik Produktivitas Padi Tembus 10 Ton per Hektare
    29 Jul 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    BRMP Sumsel Percepat Implementasi PM-AAS di Lubuklinggau, Target Produktivitas Padi Tembus 10 Ton/Ha
    28 Jul 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    Percepatan Tanam PM-AAS di Kota Lubuk Linggau
    27 Jul 2026 - By BRMP SUMSEL

tags

AWD Kementan

Kontak

WhatsApp: 085609236614
-
[email protected]

Jl. Kolonel H. Barlian No. 83 Km. 6 Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sumatera Selatan 30153

Website: sumsel.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Selatan. All Right Reserved