Kementan Dorong Akurasi Data CPCL di Sumatera Selatan
PALEMBANG - Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Olah Lahan Pasca Cetak Sawah yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung secara Hybrid di Aula Sriwijaya Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Selatan dan Zoom Meeting mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran BBRMP Sumatera Selatan, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Pertanian kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, serta para penyuluh pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman teknis terkait proses penetapan CPCL dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan pasca cetak sawah.
Dalam paparannya, perwakilan Dirjen LIP menekankan pentingnya akurasi data CPCL sebagai dasar pelaksanaan program olah lahan yang efektif dan tepat sasaran. Selain itu, koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, serta penyuluh di lapangan menjadi kunci keberhasilan program ini.
Peserta sosialisasi juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme verifikasi dan validasi data CPCL sesuai dengan Permentan 02 Tahun 2026, termasuk peran strategis penyuluh pertanian dalam memastikan kesiapan petani dan lokasi yang diusulkan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan implementasi program olah lahan pasca cetak sawah di Sumatera Selatan dapat berjalan optimal serta mendukung peningkatan produksi dan ketahanan pangan nasional.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala serta masukan dari lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam penyempurnaan pelaksanaan program ke depan.