• Jl. Kol.H. Barlian No. 83, Palembang Sumsel 30153
  • WhatsApp: 085609236614
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Prosiding
      • Prosiding Seminar Nasional 2015
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
11 dilihat       11 Oktober 2026

Sprinkler, Solusi Penyiraman Bawang Putih Saat Musim Kemarau

Penggunaan sprinkler menjadi solusi praktis untuk mengoptimalkan penyiraman lahan bawang putih saat musim kemarau. Alat ini menyebarkan air menyerupai hujan, membantu menjaga kelembapan tanah, serta menghemat tenaga dan waktu penyiraman.

Bawang putih membutuhkan air sekitar 3–5 liter/m² per hari atau setara 3–5 mm, bergantung pada cuaca dan kondisi tanah. Tanaman sangat membutuhkan air sejak awal pertumbuhan hingga pembentukan dan pengisian umbi. Kekurangan air pada fase tersebut dapat menghambat pembentukan umbi dan menurunkan hasil panen. 

Satu sprinkler berukuran 1/2 inci dengan radius siram 18 meter memiliki cakupan teoritis sekitar 0,10 hektar. Penggunaan dan penempatan alat yang tepat dapat membantu pemerataan air di lahan bawang putih. Namun, penyiraman perlu dikurangi saat umbi memasuki pematangan dan dihentikan menjelang panen sesuai kondisi tanaman agar umbi berkembang optimal.

Prev Next

- BRMP SUMSEL


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sumsel Perkuat Komitmen PM-AAS dan Serapan Anggaran 2026
    10 Okt 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    BRMP Sumsel Ikuti Workshop dan Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Lahan dan Irigasi
    08 Okt 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    BRMP Sumsel Ikuti Workshop Verifikasi Laporan Keuangan dan BMN
    08 Okt 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    Dorong Percepatan Tanam Padi, BRMP Sumsel Tinjau Demplot Pertanian Modern di Muratara
    05 Okt 2026 - By BRMP SUMSEL

tags

BRMPSumsel BawangPutih PertanianModern TeknologiPertanian

Kontak

WhatsApp: 085609236614
-
[email protected]

Jl. Kolonel H. Barlian No. 83 Km. 6 Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sumatera Selatan 30153

Website: sumsel.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Selatan. All Right Reserved