BRMP Sumsel Perkuat Pendampingan Swasembada Pangan di Kota Lubuklinggau
LUBUKLINGGAU - BRMP Sumatera Selatan terus memperkuat pendampingan Program Swasembada Pangan di Kota Lubuk Linggau melalui pemantauan demplot Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) dan pengawalan Luas Tambah Tanam (LTT).
Peninjauan demplot PM-AAS di Desa Siring Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan, menunjukkan tanaman berumur 30 HSS dalam kondisi baik berdasarkan pengukuran menggunakan Bagan Warna Daun (BWD). Tanaman hasil penyulaman pada tiga petakan juga mulai tumbuh lebih merata pada umur 12 HSS.
Sementara itu, calon demplot PM-AAS seluas 10 hektare di Kelompok Tani Tunas Harapan, Desa Margo Rejo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, direncanakan mulai dilaksanakan pada September–Oktober 2026, menunggu ketersediaan air yang mencukupi.
Di Desa Marga Bakti, tanaman berumur 30 HSS masih menghadapi kendala kekeringan. Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air, bantuan IRPOM diusulkan sebagai salah satu solusi.
Hasil pendampingan juga menunjukkan capaian LTT Kota Lubuk Linggau hingga 29 Agustus 2026 mencapai 147 hektare dari target 158 hektare, sehingga ditargetkan terpenuhi pada akhir Agustus.
Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen BRMP Sumatera Selatan dalam mengawal produksi padi dan memperkuat kontribusi Kota Lubuk Linggau terhadap Swasembada Pangan Nasional.