Gerakan Tanam Menyongsong El Nino
PALEMBANG - Jumat (10/04/2026) Dalam rangka pencapaian target peningkatan produksi padi provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 sebesar 1,3 juta ton Ka BB dan Tim Pendampingan Modernisasi Pertanian BBRMP Sumsel menghadiri rapat koordinasi Persiapan gerakan tanam bertempat di aula Garuda Dempo .
Komandan KOREM 014 Gapo dalam sambutannya menyampaikan Provinsi Sumsel tahun 2026 diprediksi BMKG akan mengalami badai Elnino, perlu adanya strategi untuk menopang swasembada pangan dengan produksi padi sebesar 1,3 juta ton. KOREM 014 Gapo akan terus mendukung gerakan tanam program Kementan dan diharapkan sinergi yang lebih solid lagi dari masing masing stake holder sesuai dengan bidangnya masing masing agar program swasembada pangan dapat tercapai.
Direktur Perlindungan Tanaman Pangan selaku PJ Swasembada Pangan Prov. Sumsel juga menyampaikan April - September merupakan masa-masa tanam untuk Provinsi Sumatera Selatan yang agak berbeda dibanding dengan provinsi lainnya, data akan terus diperbaharui mengingat potensi tanam untuk Sumsel sekitar 178 ribu ha. Selain itu monitoring dan evaluasi Tanaman padi baik reguler,oplah maupun CSR dilakukan disemua kabupaten dan akan breakdown perkecamatan.
Kata sambutan juga disampaikan oleh Kepala dinas Tananaman pangan dan Hortikultura Sumsel yang mengharapkan adanya rehabilitasi saluran irigasi baik primer maupun sekunder sehingga target produksi padi 5 jt ton GKG bisa tercapai.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Ditjen Perlintan Kementan, KOREM 014 Gapo,Kepala dinas Pertanian provinsi Sumsel, Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota, SMKN Sembawa, BPS, BBWS serta penyuluh.