Wujudkan Swaswmbada Pangan, BRMP Sumsel bekali TNI, Penyuluh & Petani lewat Bimtek
Capaian swasembada pangan nasional merupakan keberhasilan yang harus terus dijaga melalui peningkatan produktivitas, penguatan SDM, dan modernisasi pertanian secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Padi, Jagung, dan Kedelai di Aula Sriwijaya BRMP Sumsel, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BRMP Biogen, Dr. Atekan, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Wakil Menteri Pertanian. Dalam arahannya, Dr. Atekan menekankan pentingnya sinergi dan aksi nyata seluruh pihak di lapangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan Yon TP menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan melalui pendampingan dan pelaksanaan kegiatan pertanian di lapangan.
"Keberhasilan membangun negeri melalui program swasembada pangan berkelanjutan, salah satunya melalui pembentukan Yon TP yang bertugas mendampingi sekaligus mengerjakannya di lapangan," ujar Atekan.
Kepala BRMP Sumsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas TNI, penyuluh, dan petani dalam menerapkan teknik budidaya sesuai standar. Penguatan pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas serta menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dengan materi meliputi: (1) Indonesia Swasembada Pangan Berkelanjutan oleh Dr. Atekan, S.P., M.Si.; (2) Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) oleh Dr. Suprihanto; (3) Panduan Budidaya Jagung oleh Joni Karman, S.Si., M.P.; (4) Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu pada Tanaman Padi dan Jagung oleh Yosi Utami, S.P., MPP, MAP; serta (5) Pestisida yang Tepat Melindungi Tanaman, Petani, dan Lingkungan oleh Sulis Sujianto, S.P.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di wilayah masing-masing. Dengan demikian, produktivitas padi, jagung, dan kedelai di Sumatera Selatan dapat terus ditingkatkan guna mempertahankan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.