PM AAS Siap Menggerakkan Lubuk Linggau dan Muratara Menuju Target 1 Juta Hektar Nasional
BRMP Sumsel Tancap Gas! Bersama Dinas Pertanian dan Penyuluh, PM AAS Siap Menggerakkan Lubuk Linggau dan Muratara Menuju Target 1 Juta Hektar Nasional
Komitmen mempercepat modernisasi pertanian terus diperkuat. BRMP Sumatera Selatan bersama Dinas Pertanian dan jajaran penyuluh pertanian mengawali langkah nyata implementasi Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM AAS) di Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara sebagai bagian dari dukungan terhadap target pengembangan PM AAS seluas 1 juta hektar secara nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Lubuk Linggau beserta ketua tim kerja dan penyuluh pertanian untuk menyusun strategi percepatan pelaksanaan Gerakan Tanam pilot project sekaligus mengakselerasi penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL). Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting agar implementasi PM AAS dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian.
Tidak berhenti pada tahap koordinasi, BRMP Sumsel juga memberikan penguatan teknis kepada seluruh penyuluh pertanian se-Kota Lubuk Linggau mengenai konsep, komponen teknologi, hingga tahapan penerapan PM AAS di lapangan. Penyuluh diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern sekaligus pendamping utama petani dalam mengadopsi inovasi.
Tim kemudian melakukan verifikasi terhadap tiga usulan lokasi CPCL pilot project. Hasil peninjauan menetapkan Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II sebagai lokasi pilot project PM AAS di Kota Lubuk Linggau karena dinilai memiliki kesiapan untuk menjadi percontohan penerapan teknologi pertanian modern.
Semangat yang sama dilanjutkan di Kabupaten Musi Rawas Utara. Bersama Dinas Pertanian dan para penyuluh, BRMP Sumsel kembali melakukan percepatan penyusunan CPCL dan peninjauan lapangan. Dari hasil identifikasi, Desa Lesung Batu Muda ditetapkan sebagai lokasi CPCL pilot project PM AAS di Kabupaten Muratara.
Kolaborasi BRMP Sumsel, pemerintah daerah, dan penyuluh menjadi bukti bahwa transformasi menuju pertanian modern tidak dapat berjalan sendiri. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, PM AAS diharapkan menjadi pengungkit peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui pencapaian target 1 juta hektar PM AAS di Indonesia.